Saat ini, meminum kopi seakan menjadi tren yang menjamur di masyarakat. Setidaknya, 30%-40% masyarakat di seluruh dunia merupakan penikmat kopi. Hal ini disebabkan karena semakin meluasnya budaya meminum kopi sebagai teman nongkrong atau bekerja.
Masyarakat secara umum juga mulai menyadari jika ada banyak varian minuman kopi yang dapat disesuaikan dengan keinginan mereka. Salah satu varian minuman kopi yang populer adalah minuman dengan base espresso.
Minuman dengan base espresso umumnya berbahan dasar satu cangkir kecil espresso sebagai dasar minumannya sebelum dipadukan dengan rasa lainnya. Selain itu, minuman dengan base espresso juga populer dan mudah ditemui di berbagai café.
Tidak jarang, pemilik café menambahkan variasi minuman dengan base espresso, seperti cappuccino atau latte, dengan harapan agar semakin banyak orang yang menikmati kopi mereka.
Namun, untuk membuat minuman-minuman tersebut, tentunya membutuhkan mesin kopi khusus untuk meracik espresso. Bagi pemilik café, memilih mesin kopi espresso bukanlah perkara yang mudah. Artikel ini akan membahas panduan memilih mesin kopi espresso untuk pemula.
Key Takeaways
Pada dasarnya, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih mesin kopi espresso. Berikut adalah pertimbangan-pertimbangannya:
Pertimbangan pertama yang perlu diperhatikan adalah jenis mesin espresso yang nantinya Anda pilih. Perbedaan mesin espresso juga berpengaruh pada kebutuhan dan rasa espresso yang dihasilkan.
Pertama adalah mesin kopi otomatis, merupakan perangkat yang dirancang untuk memberikan kemudahan dalam pembuatan espresso dan berbagai minuman kopi lainnya. Mesin ini sangat cocok bagi pecinta kopi dan juga para barista pemula yang ingin merasakan pengalaman menyeduh kopi layaknya di café.
Salah satu keuntungan utama menggunakan mesin kopi otomatis adalah kemudahannya dalam pengoperasian. Mesin ini praktis digunakan, hanya dengan menekan tombol, Anda dapat menikmati secangkir kopi yang lezat.
Namun, mesin kopi otomatis lebih cocok untuk penggunaan di rumah karena hasilnya yang kurang konsisten untuk kebutuhan café. Hal ini karena café harus dapat memproduksi secangkir kopi dalam jumlah yang banyak secara konsisten.
Untuk yang satu ini, mesin kopi semi-otomatis merupakan salah satu jenis mesin espresso yang sangat umum digunakan di café, baik yang berukuran kecil maupun besar.
Mesin espresso semi-otomatis dirancang untuk mengatur berbagai proses penting, seperti pemanasan air, tekanan bar untuk espresso, dan menghasilkan uap air untuk menguapkan susu. Dalam hal kualitas, mesin espresso semi-otomatis memberikan hasil yang terbaik dan konsisten. Oleh karena itu, mesin kopi semi-otomatis sangat cocok untuk digunakan di café.
Namun, mesin kopi espresso semi-otomatis masih membutuhkan barista yang paham cara mengoperasikannya sekaligus mempersiapkan yang diperlukan. Hal ini meliputi menggiling kopi, melakukan tamping, steaming susu, dan aspek-aspek lainnya.
Pertimbangan selanjutnya adalah jenis boiler. Boiler merupakan salah satu faktor penting yang perlu dipertimbangkan saat membeli sebuah mesin espresso. Pemilihan jenis boiler yang cocok untuk mesin espresso Anda akan bervariasi tergantung pada kebutuhan dalam menyajikan pesanan espresso kepada pelanggan.
Terdapat dua jenis boiler yang dapat Anda pilih dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda, yaitu:
Salah satu jenis yang pertama adalah single boiler. Biasanya, mesin kopi dengan single boiler tidak dilengkapi dengan heat exchanger dan memiliki desain yang lebih sederhana. Sebagai contoh, jika Anda ingin membuka sebuah café dengan skala yang tidak terlalu besar dan barista Anda mampu mengatasi pesanan pelanggan dengan baik, maka mesin kopi single boiler sudah cukup untuk digunakan.
Kelebihan dari mesin kopi single boiler adalah kesederhanaan desainnya. Meskipun tidak memiliki heat exchanger dan boiler dalam satu unit, mesin ini tetap efisien dalam penggunaannya.
Double boiler pada awalnya dikembangkan karena kekurangan barista berpengalaman di kedai café di Amerika. Permintaan tersebut mendorong perusahaan produsen mesin espresso di Italia untuk menciptakan sistem mesin espresso yang dapat digunakan oleh barista-barista pemula. Sejak saat itu, mesin double boiler telah menyebar ke seluruh dunia.
Mesin double boiler memiliki dua boiler di dalamnya, dan masing-masing boiler memiliki fungsi yang berbeda. Salah satunya digunakan untuk menghasilkan uap yang akan digunakan oleh steam wand, sedangkan yang lainnya digunakan untuk proses ekstraksi espresso.
Namun, perlu diketahui bahwa mesin dengan heat exchanger juga memiliki keunggulan. Meskipun hanya menggunakan satu boiler untuk dua fungsi, heat exchanger mampu menghasilkan espresso yang konsisten.
Jika Anda berencana membuka sebuah café dan ingin menjaga kualitas rasa espresso Anda, maka mesin kopi double boiler yang dilengkapi dengan heat exchanger menjadi suatu keharusan.
Untuk café yang tidak terlalu ramai dan masih dalam tahap awal, mesin espresso dengan 1-2 grup dapat digunakan. Mesin ini sangat cocok bagi café yang baru dibuka dan ingin mengoptimalkan efektivitas modal pada tahap awal. Menggunakan mesin kopi espresso dengan 3-4 grup secara langsung untuk café yang baru merintis mungkin tidak akan memanfaatkan potensi dengan maksimal.
Mesin kopi dengan 3-4 grup biasanya sangat ideal untuk digunakan di café yang besar, ramai, dan sering didatangi banyak pelanggan. Keberadaan mesin ini akan memberikan kemudahan yang besar bagi para barista dalam menjalankan tugas mereka. Ini tentunya baik dalam membantu mengatur alur pelanggan di café.
Pertimbangan berikutnya dalam memilih mesin kopi espresso adalah fitur-fitur yang terdapat di dalamnya. Penting untuk mengevaluasi bahwa fitur-fitur yang ada pada mesin espresso sesuai dengan kebutuhan café kita.
Misalnya, perhatikan apakah terdapat lampu indikator yang berguna, bagaimana pegangan portafilter pada mesin espresso, jarak antara wadah cangkir dengan spout pada portafilter apakah sesuai dengan cangkir yang akan kita gunakan, dan bagaimana posisi tombol sakelar agar nyaman digunakan saat membuat espresso.
Selain itu pertimbangkan untuk mencari mesin kopi espresso yang memiliki fitur seperti grinder dan milk frother di dalamnya agar semakin praktis dalam penggunaannya.
Hal ini untuk memilih mesin yang sesuai dengan gaya seduhan barista kita atau kenyamanan kita. Tentunya, ini agar pengguna mesin tersebut menjadi nyaman dalam menggunakannya.
Pada dasarnya, ada dua jenis water pump yang digunakan pada mesin espresso, yaitu piston dan pump driven.
Water pump piston bekerja dengan membuat air yang telah diseduh di boiler mengisi wadah sebelum dishot ke portafilter dan harus menarik tuas untuk melepas air seduhan tersebut. Sementara pada pump driven, air seduhan nantinya dihangatkan pada suhu yang berbeda untuk berbagai kebutuhan baik menyeduh maupun steaming nantinya.
Pump driven cocok bagi Anda yang tidak ingin kerepotan kekurangan air karena sistem steam menyatu. Sementara itu, piston cocok bagi Anda yang ingin menyajikan espresso yang lebih nikmat walau belum tentu menghasilkan crema yang maksimal.
Itu tadi cara memilih mesin kopi espresso yang tepat bagi Anda. Jika Anda ragu untuk membeli mesin kopi espresso karena harganya yang tinggi, Anda dapat menjadikan sewa mesin kopi sebagai pilihan.
Anda dapat mengoptimalkan pengeluaran modal dalam bisnis café dengan memanfaatkan layanan sewa mesin kopi yang tersedia melalui Caférentals dari Cafémaker!
Sebagai mitra terpercaya bagi lebih dari 200 café, Caférentals menawarkan solusi khusus yang dirancang untuk para pengusaha café, memungkinkan Anda untuk menyewa mesin kopi dengan biaya yang terjangkau dan tanpa perlu khawatir tentang biaya perawatan.
Kunjungi situs kami sekarang untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai layanan sewa mesin kopi dari Caférentals. Dapatkan solusi yang efisien, hemat biaya, dan dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan bisnis café Anda. Segera manfaatkan layanan ini dan raih kesuksesan dalam dunia café yang kompetitif.